SURAT DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR S – 2996/PJ.52/1996

Peraturan Pajak

SURAT DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR S – 2996/PJ.52/1996

TENTANG

PEMUSATAN TEMPAT TERUTANG PPN
SEHUBUNGAN DENGAN PENAMBAHAN TEMPAT KEGIATAN USAHA/CABANG A.N. PT. XYZ

DIREKTUR JENDERAL PAJAK,

1. Sehubungan dengan surat Saudara tanggal 18 Oktober 1996 perihal permohonan izin pemusatan
tempat terutang PPN, dinyatakan bahwa terdapat tempat kegiatan usaha/cabang baru yang belum
termasuk dalam surat dari Direktur Jenderal Pajak nomor S-1288/PJ.52/1995 tanggal 13 Juli 1995
yang telah diberikan sebelumnya.

2. Berkenaan dengan hal tersebut di atas, maka diberikan penegasan sebagai berikut :
2.1. Direktur Jenderal Pajak dapat menyetujui penambahan tempat kegiatan usaha/cabang baru
yang akan dimasukkan dalam persetujuan pemusatan tempat terutang Pajak Pertambahan
Nilai, terakhir dengan surat Direktur Jenderal Pajak seperti tersebut di atas.
2.2. Namun tempat kegiatan usaha/cabang baru yang beralamat di Jl. A No. 30 Serang dipusatkan
pada Kantor Pelayanan Pajak Tangerang, bukan pada Kantor Pelayanan Pajak Jakarta
Kebayoran Baru.

Hal ini disebabkan lokasi kegiatan usaha/cabang yang baru tersebut di atas lebih dekat ke wilayah
Kantor Pelayanan Pajak Tangerang.
Berdasarkan penambahan tersebut, untuk selanjutnya daftar tempat kegiatan usaha/cabang PT. XYZ
adalah seperti daftar terlampir.

3. Untuk keperluan tersebut di atas, Saudara diminta untuk memperhatikan ketentuan-ketentuan
berikut :
3.1. Atas penyerahan Barang Kena Pajak oleh cabang tersebut tetap terutang Pajak Pertambahan
Nilai.
3.2. Penghitungan, penyetoran, dan pelaporan Pajak Pertambahan Nilai dilakukan untuk dan atas
nama kantor pusat atau cabang yang ditunjuk menjadi tempat pemusatan tempat terutang
Pajak Pertambahan Nilai, terinci dan terkonsolidasi meliputi seluruh penyerahan baik oleh
kantor pusat atau cabang yang ditunjuk maupun cabang-cabang yang berada dalam wilayah
penunjukan kantor pusat/cabang tersebut.
3.3. Kantor pusat atau cabang yang ditunjuk dapat menerbitkan Faktur Pajak Standar maupun
Faktur Pajak Sederhana. Sedangkan cabang lainnya hanya menerbitkan Faktur Pajak
Sederhana atas nama kantor pusat atau cabang yang ditunjuk, diserahkan kepada pembeli
pada saat pembayaran melalui kasir bersamaan dengan saat penyerahan Barang Kena Pajak
dan menyampaikan laporan kegiatannya kepada tempat pemusatan tempat terutang Pajak
Pertambahan Nilai terutang yang telah ditunjuk.
3.4. Penyerahan Barang Kena Pajak dari kantor pusat/cabang yang ditunjuk ke cabang-cabang
yang berada dalam wilayahnya atau sebaliknya, dan penyerahan Barang Kena Pajak antar
cabang dalam wilayah penunjukan yang sama tidak termasuk dalam pengertian penyerahan
Barang Kena Pajak seperti dimaksud dalam ketentuan Pasal 1 huruf d angka 2 huruf c
Undang-undang PPN Tahun 1984 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang PPN
Tahun 1994.
3.5. Setiap perubahan alamat dan/atau penambahan tempat kegiatan usaha baru/cabang baru
harus segera dilaporkan kepada Direktur Jenderal Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Tidak
Langsung Lainnya.

Bilamana salah satu ketentuan pada butir 3 tersebut di atas tidak dipenuhi, maka persetujuan pemusatan
penyetoran Pajak Pertambahan Nilai ini akan dicabut dan masing-masing tempat kegiatan usaha/cabang
diharuskan melaporkan usahanya untuk dikukuhkan menjadi Pengusaha Kena Pajak pada Kantor Pelayanan
Pajak setempat.

Dengan berlakunya surat izin pemusatan ini, maka surat izin terdahulu nomor S-1288/PJ.52/1995 tanggal
13 Juli 1995 dinyatakan tidak berlaku lagi

Demikian untuk dimaklumi.

A.N. DIREKTUR JENDERAL PAJAK
DIREKTUR PAJAK PERTAMBAHAN NILAI
DAN PAJAK TIDAK LANGSUNG LAINNYA

ttd.

SAROYO ATMOSUDARMO

http://www.peraturanpajak.com
info@peraturanpajak.com
WA : 0812 932 70074

Iklan


Kategori:1996, PPN, Surat Direktur Jendral Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: