KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

___________________________________________________________________________________________________________________________

31 Maret 2016

 

SURAT DIREKTUR JENDERAL PAJAK

NOMOR S – 103/PJ.08/2016

TENTANG

PENGHITUNGAN CEPAT DATA PENYAMPAIAN SPT TAHUNAN PPh

YANG BELUM DIREKAM DI TPT ONLINE

DIREKTUR JENDERAL PAJAK,

Dalam rangka kebutuhan informasi terkini terkait jumlah SPT Tahunan PPh yang disampaikan Wajib Pajak sampai dengan batas akhir penyampaian SPT Tahunan PPh pada tahun 2016, dengan ini dimohon bantuan Kepala Kanwil DJP untuk melakukan koordinasi penghitungan cepat data SPT Tahunan PPh yang belum direkam di TPT Online (BPS manual) karena terjadi keadaan darurat atau gangguan teknis sesuai butir E.II.5.a Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-01/PJ/2016 tentang Petunjuk Teknis Tata Cara Penerimaan dan Pengolahan Surat Pemberitahuan Tahunan dengan ketentuan sebagai berikut:

 

1. SPT Tahunan PPh yang dicatat dalam penghitungan cepat adalah sejumlah lembar BPS manual yang belum direkam di TPT Online.

2. Data penyampaian SPT Tahunan PPh yang dicatat tidak termasuk:

a. SPT Tahunan PPh yang telah direkam di TPT Online;

b. SPT Tahunan PPh yang diterima melalui e-Filing.

3. Pencatatan data penyampaian SPT Tahunan PPh sesuai butir 1 dilakukan oleh Kepala Seksi Pelayanan dengan login SIKKA.

4. Dalam hal tidak terdapat BPS manual, maka KPP tetap melakukan pencatatan dengan nilai 0 (nol);

5. Penghitungan cepat dilakukan dua kali yaitu pada tanggal 1 April 2016 (sesuai kondisi terakhir pada tanggal 31 Maret 2016) dan tanggal 1 Mei 2016 (sesuai kondisi terakhir pada tanggal 30 April 2016 di Aplikasi PortalDJP, menu ”APLIKASI ONLINE”, submenu ”Laporan Penyampaian SPT Tahunan PPh 2016” dengan tampilan sebagaimana Lampiran I.

6. Data penyampaian SPT Tahunan PPh yang belum direkam di TPT Online tersebut dapat dipantau oleh Kanwil DJP di Aplikasi PortalDJP, menu ”DATA UNIT KERJA, submenu ”Mon-Lap Penyampaian SPT PPh Thn 2016” dengan tampilan sebagaimana Lampiran II.

7. Perlu diingatkan agar KPP segera melakukan perekaman Berita Acara Penerimaan SPT Tahunan PPh Dalam Keadaan Darurat Atau Gangguan Teknis dengan tata cara sesuai Lampiran V Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-01/PJ/2016. Demikian disampaikan. Atas perhatian dan kerjasama Saudara, diucapkan terima kasih.

DIREKTUR

ttd

ESTU BUDIARTO

http://www.peraturanpajak.com

info@peraturanpajak.com

Tinggalkan Balasan