S – 881/PJ.02/2015

Tinggalkan komentar

9 Februari 2017 oleh D.K

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
_____________________________________________________________________

14 Juli 2015

SURAT DIREKTUR JENDERAL PAJAK

NOMOR S – 881/PJ.02/2015

TENTANG

INFORMASI DUGAAN PEREDARAN METERAI TEMPEL PALSU DAN/ATAU BEKAS PAKAI

DIREKTUR JENDERAL PAJAK,

Dalam rangka pengawasan peredaran dan pemakaian meterai tempel yang diterbitkan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan nomor 65/PMK.03/2014 tentang Bentuk, Ukuran, dan Warna Benda Meterai (PMK-65), yang mulai berlaku dan beredar di masyarakat sejak tanggal 17 Agustus 2014, dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. Meterai tempel merupakan salah satu cara pelunasan Bea Meterai yang terutang atas dokumen. Ketentuan perundang-undangan yang mengatur tentang meterai tempel dalam Undang-Undang nomor 13 Tahun 1985 adalah sebagai berikut:
a. Pasal 7 ayat (1), Bentuk, ukuran, warna meterai tempel, dan kertas meterai, demikian pula pencetakan, pengurusan, penjualan serta penelitian keabsahannya ditetapkan oleh Menteri Keuangan;

b. Pasal 13, Dipidana sesuai dengan ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana:
1) barangsiapa meniru atau memalsukan meterai tempel dan kertas meterai atau meniru dan memalsukan tanda tangan yang perlu untuk mensahkan meterai;

2) barangsiapa dengan sengaja menyimpan dengan maksud untuk diedarkan atau memasukkan ke Negara Indonesia meterai palsu, yang dipalsukan atau yang dibuat dengan melawan hak;

3) barangsiapa dengan sengaja menggunakan, menjual, menawarkan, menyerahkan, menyediakan untuk dijual atau dimasukkan ke Negara Indonesia meterai yang  mereknya, capnya, tanda-tangannya, tanda sahnya atau tanda waktunya mempergunakan telah dihilangkan seolah-olah meterai itu belum dipakai dan atau menyuruh orang lain menggunakan dengan melawan hak;

4) barang siapa menyimpan bahan-bahan atau perkakas-perkakas yang diketahuinya digunakan untuk melakukan salah satu kejahatan untuk meniru dan memalsukan benda meterai.

2. Sejak tanggal 1 April 2015, meterai tempel yang dapat digunakan sebagai salah satu cara pelunasan Bea Meterai yang terutang atas dokumen adalah meterai tempel yang diterbitkan berdasarkan PMK-65 (meterai tempel desain tahun 2014).

3. Ciri-ciri meterai tempel desain tahun 2014 sebagaimana diuraikan dalam PMK-65 adalah sebagai berikut:
———————————————————————————————————————–
Meterai Tempel Nominal Rp3.000,00 Meterai Tempel Nominal Rp6.000,00
———————————————————————————————————————–
a. bentuk meterai tempel nominal Rp3.000,00 a. bentuk meterai nominal Rp 6.000,00 (tiga ribu rupiah) adalah segi empat dengan (enam ribu rupiah) adalah segi ukuran 32 mm x 24 mm; empat dengan ukuran 32 mm x 24 mm;

b. cetakan dasar menggunakan raster image b. cetakan dasar menggunakan raster dengan teks “DJP”, angka “3000”, dan logo image dengan teks “DJP”, angka Kementerian Keuangan yang berwarna “6000”, dan logo Kementerian dominan biru; Keuangan yang berwarna dominan hijau;

c. cetakan utama mempunyai sifat dapat diraba c. cetakan utama mempunyai sifat dengan warna ungu dan color shifting green dapat diraba dengan warna ungu dan to blue (hijau-biru) yang terdiri dari: color shifting magenta to blue (magenta-hijau) yang terdiri dari:

  1. gambar Garuda lambang Negara Republik 1. gambar Garuda lambang Negara Indonesia di pojok kanan atas dengan Republik Indonesia di pojok kanan warna ungu; atas dengan warna ungu;
  2. teks “METERAI”, “TEMPEL” di sebelah kiri 2. teks “METERAI”, “TEMPEL” Garuda dengan warna ungu; disebelah kiri Garuda dengan warna ungu;
  3. mikroteks “DITJEN PAJAK”, di bawah teks 3. mikroteks “DITJEN PAJAK”, “TEMPEL”; di bawah teks “TEMPEL”;
  4. teks “TGL” dan angka “20” di bawah 4. teks “TGL” dan angka “20” mikroteks “DITJEN PAJAK”; di bawah mikroteks “DITJEN PAJAK”;
  5. teks nominal “3000” di pojok kiri bawah 5. teks nominal “6000” di pojok kiri dengan warna ungu; bawah dengan warna ungu;
  6. teks “TIGA RIBU RUPIAH” di bawah teks 6. teks “ENAM RIBU RUPIAH” di nominal 3000″dengan warna ungu; bawah teks nominal 3000″dengan warna ungu;
  7. motif roset blok dengan color shifting 7. motif roset blok dengan color green to blue di pojok kanan bawah; shifting magenta to green di pojok kanan bawah;

d. memiliki 17 (tujuh belas) digit nomor seri d. memiliki 17 (tujuh belas) digit nomor berwarna hitam; seri berwarna hitam;

e. jenis kertas yang digunakan adalah kertas e. jenis kertas yang digunakan adalah sekuriti UV dull berhologram, warna putih, kertas sekuriti UV dull berhologram, berlapis pada satu sisi (one sided coated), warna putih, berlapis pada satu sisi dengan spesifikasi sebagai berikut: (one sided coated), dengan spesifikasi sebagai berikut:

  1. berat dasar kertas dan lem sekitar 1. berat dasar kertas dan lem sekitar 96gr/m2 96gr/m2
  2. terdapat lem kering (dry glue) pada sisi 2. terdapat lem kering (dry glue) belakang; pada sisi belakang;
  3. memiliki serat-serat tampak (visible fibres) 3. memiliki serat-serat tampak berwarna biru dan fluorescent orange (visible fibres) berwarna biru dan yang memendar oranye di bawah fluorescent orange yang sinar UV; memendar oranye di bawah sinar UV;
  4. memiliki hologram stripe dengan gambar 4. memiliki hologram stripe dengan Garuda Pancasila, Logo Kementerian gambar Garuda Pancasila, Logo Keuangan, dan teks “PAJAK” berulang Kementerian Keuangan, dan teks membentuk garis diagonal di sebelah kiri; “PAJAK” berulang membentuk garis diagonal di sebelah kiri;

f. memiliki perforasi bentuk bintang pada bagian f. memiliki perforasi bentuk bintang tengah di sisi kiri, bentuk oval di sisi kanan pada bagian tengah di sisi kiri, bentuk dan kiri, dan bentuk bulat di semua sisi oval di sisi kanan dan kiri, dan bentuk meterai tempel bulat di semua sisi meterai tempel

g. meterai tempel dicetak melalui proses cetak g. meterai tempel dicetak melalui offset, intaglio, dan digital; proses cetak offset, intaglio, dan digital;

h. unsur pengamanan terdiri dari: h. unsur pengamanan terdiri dari:

  1. kertas sekuriti UV dull berlapis pada satu 1. kertas sekuriti UV dull berlapis sisi dengan serat tampak berwarna biru pada satu sisi dengan serat dan fluorescent orange; tampak berwarna biru dan fluorescent orange;
  2. hologram berwarna perak; 2. hologram berwarna perak;
  3. special pattern image motif batik; 3. special pattern image motif batik;
  4. raster image; 4. raster image;
  5. mikroteks; 5. mikroteks;
  6. tactile effect; 6. tactile effect;
  7. visible fluorescent ink berwarna 7. visible fluorescent ink berwarna hijau hijau
  8. color shifting ink with taggant 8. color shifting ink with taggant
  9. perforasi bentuk bintang, oval, dan 9. perforasi bentuk bintang, oval, bulat. dan bulat.
    ———————————————————————————————————————–

4. Berdasarkan informasi yang kami miliki, belakangan ini marak ditemui penawaran meterai tempel dengan harga di bawah nilai nominal yang terdapat di internet maupun disebarluaskan melalui sms broadcasting, yang diindikasikan merupakan meterai tempel palsu atau meterai tempel bekas pakai. Penggunaan maupun pengedaran meterai palsu dan/atau bekas pakai merupakan tindak pidana yang memiliki dampak berkurangnya penerimaan negara dari Bea Meterai.

5. Sebagai upaya tindak lanjut untuk menangani permasalahan terkait dugaan peredaran meterai tempel palsu dan/atau bekas pakai tersebut dan dalam rangka pengamanan penerimaan negara dari pajak, dengan ini dihimbau kepada:
a. Seluruh unit vertikal Direktorat Jenderal Pajak untuk memberikan edukasi kepada semua pegawai dan para wajib pajak di wilayah kerja masing-masing. Bahan edukasi tentang meterai tempel desain tahun 2014 dapat diunduh di http://portaldjp/

b. Setiap pegawai Direktorat Jenderal Pajak yang memiliki/memperoleh informasi terkait adanya dugaan pengedaran meterai tempel palsu dan/atau bekas pakai untuk menyampaikan informasi tersebut agar dapat segera ditindaklanjuti. Penyampaian informasi ini dapat dilakukan secara pribadi atau kedinasan, melalui surat yang ditujukan kepada Direktur Peraturan Perpajakan I dan ditemukan kepada Direktur Intelijen dan Penyidikan.

Demikian disampaikan, atas kerja sama Saudara kami ucapkan terima kasih.

DIREKTUR,

ttd

IRAWAN

http://www.peraturanpajak.com

info@peraturanpajak.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Hubungi Kami :

Jika ada pertanyaan tentang peraturan pajak , silahkan :

Email ke :
omni@pemeriksaanpajak.com

Whatsapp : 0812 932 70074

Masukkan alamat email Anda untuk mengikuti peraturanpajak.,com dan menerima pemberitahuan tentang artikel baru di email anda.

Bergabunglah dengan 2.582 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: