PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 142/PMK.010/2021

TENTANG

PENGENAAN BEA MASUK TINDAKAN PENGAMANAN
TERHADAP IMPOR PRODUK PAKAIAN DAN
AKSESORI PAKAIAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang :

  1. bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 70 Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2011 tentang Tindakan Antidumping, Tindakan Imbalan, dan Tindakan Pengamanan Perdagangan, terhadap barang impor selain dikenakan Bea Masuk dapat dikenakan Tindakan Pengamanan berupa pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan;
  2. bahwa sesuai dengan laporan akhir hasil penyelidikan Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia terbukti adanya ancaman kerugian serius yang dialami industri dalam negeri disebabkan oleh lonjakan jumlah impor produk pakaian dan aksesori pakaian;
  3. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, serta untuk melaksanakan ketentuan Pasal 23D ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan, perlu menetapkan Peraturan Menteri Keuangan tentang Pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan terhadap Impor Produk Pakaian dan Aksesori Pakaian;

Mengingat :

  1. Pasal 17 ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;    
  2. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1995 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3612) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 93, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4661);
  3. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 166, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4916);
  4. Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2011 tentang Tindakan Antidumping, Tindakan Imbalan, dan Tindakan Pengamanan Perdagangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5225);
  5. Peraturan Presiden Nomor 57 Tahun 2020 tentang Kementerian Keuangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 98);
  6. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 118/PMK.01/2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Keuangan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 1031);

MEMUTUSKAN:

Menetapkan :

PERATURAN MENTERI KEUANGAN TENTANG PENGENAAN BEA MASUK TINDAKAN PENGAMANAN TERHADAP IMPOR PRODUK PAKAIAN DAN AKSESORI PAKAIAN.


Pasal 1

Terhadap barang impor berupa produk pakaian dan aksesori pakaian dikenakan Bea Masuk Tindakan Pengamanan dengan ketentuan sebagai berikut:

NoPos Tarif Besaran Tarif Bea Masuk Tindakan Pengamanan (Rupiah/Piece)
Tahun I Tahun IITahun III
1.6101.20.00 63.00059.85056.858
2.6101.30.00 63.00059.85056.858
3.6101.90.00 63.00059.85056.858
4.6102.20.0063.00059.85056.858
5.6102.30.0063.00059.85056.858
6.6102.90.0063.00059.85056.858
7.6103.10.00 59.40056.43053.609
8.6103.22.0059.40056.43053.609
9.6103.23.0059.40056.43053.609
10.6103.29.0059.40056.43053.609
11.6103.32.0063.00059.85056.858
12.6103.33.0063.00059.85056.858
13.6103.39.9063.00059.85056.858
14.6103.42.0058.50055.57552.796
15.6103.43.0058.50055.57552.796
16.6103.49.0058.50055.57552.796
17.6104.13.0059.40056.43053.609
18.6104.19.2059.40056.43053.609
19.6104.19.9059.40056.43053.609
20.6104.22.0059.40056.43053.609
21.6104.23.0059.40056.43053.609
22.6104.29.0059.40056.43053.609
23.6104.32.0063.00059.85056.858
24.6104.33.0063.00059.85056.858
25.6104.39.0063.00059.85056.858
26.6104.43.0059.40056.43053.609
27.6104.44.0059.40056.43053.609
28.6104.49.0059.40056.43053.609
29.6104.52.0058.50055.57552.796
30.6104.53.0058.50055.57552.796
31.6104.59.0058.50055.57552.796
32.6104.62.0058.50055.57552.796
33.6104.63.0058.50055.57552.796
34.6104.69.00 58.50055.57552.796
35.6105.10.0036.36034.54232.815
36.6105.20.1036.36034.54232.815
37.6105.20.2036.36034.54232.815
38.6105.90.0036.36034.54232.815
39.6106.10.0036.36034.542 32.815
40.6106.20.0036.36034.54232.815
41.6106.90.0036.36034.54232.815
42.6109.10.1027.90026.50525.180
43.6109.10.2027.90026.50525.180
44.6109.90.2027.90026.50525.180
45.6109.90.3027.90026.50525.180
46.6110.20.0063.00059.85056.858
47.6110.30.0063.00059.85056.858
48.6110.90.0063.00059.85056.858
49.6111.20.0019.26018.29717.382
50.6111.30.0019.26018.29717.382
51.6111.90.9019.26018.29717.382
52.6117.10.1019.80018.81017.870
53.6117.10.9019.80018.81017.870
54.6201.12.0063.00059.85056.858
55.6201.13.0063.00059.85056.858
56.6201.19.2063.00059.85056.858
57.6201.19.9063.00059.85056.858
58.6201.92.0063.00059.85056.858
59.6201.93.0063.00059.85056.858
60.6201.99.2063.00059.85056.858
61.6201.99.9063.00059.85056.858
62.6202.12.0063.00059.85056.858
63.6202.13.00 63.00059.85056.858
64.6202.19.2063.00059.85056.858
65.6202.19.9063.00059.85056.858
66.6202.92.0063.00059.85056.858
67.6202.93.0063.00059.85056.858
68.6202.99.2063.00059.85056.858
69.6202.99.9063.00059.85056.858
70.6203.12.0059.40056.43053.609
71.6203.19.1159.40056.43053.609
72.6203.19.1959.40056.43053.609
73.6203.19.9059.40056.43053.609
74.6203.22.1059.40056.43053.609
75.6203.22.9059.40056.43053.609
76.6203.23.00 59.40056.43053.609
77.6203.29.9059.40056.43053.609
78.6203.32.1063.00059.85056.858
79.6203.32.9063.00059.85056.858
80.6203.33.0063.00059.85056.858
81.6203.39.0063.00059.85056.858
82.6203.42.1058.50055.57552.796
83.6203.42.9058.50055.57552.796
84.6203.43.0058.50055.57552.796
85.6203.49.9058.50055.57552.796
86.6204.12.1059.40056.43053.609
87.6204.12.9059.40056.43053.609
88.6204.13.0059.40056.43053.609
89.6204.19.9059.40056.43053.609
90.6204.22.1059.40056.43053.609
91.6204.22.9059.40056.43053.609
92.6204.23.0059.40056.43053.609
93.6204.29.9059.40056.43053.609
94.6204.32.1063.00059.85056.858
95.6204.32.9063.00059.85056.858
96.6204.33.0063.00059.85056.858
97.6204.39.9063.00059.85056.858
98.6204.42.1059.40056.43053.609
99.6204.42,9059.40056.43053.609
100.6204.43.0059.40056.43053.609
101.6204.44.0059.40056.43053.609
102.6204.49.1059.40056.43053.609
103.6204.49.9059.40056.43053.609
104.6204.52.1058.50055.57552.796
105.6204.52.9058.50055.57552.796
106.6204.53.0058.50055.57552.796
107.6204.59.1058.50055.57552.796
108.6204.59.9058.50055.57552.796
109.6204.62.0058.50055.57552.796
110.6204.63.0058.50055.57552.796
111.6204.69.0058.50055.57552.796
112.6205.20.1036.36034.54232.815
113.6205.20.9036.36034.542 32.815
114.6205.30.9036.36034.54232.815
115.6205.90.9136.36034.54232.815
116.6205.90.9936.36034.54232.815
117.6206.30.1036.36034.54232.815
118.6206.30.9036.36034.54232.815
119.6206.40.0036.36034.54232.815
120.6206.90.0036.36034.54232.815
121.6209.20.3019.26018.29717.382
122.6209.20.4019.26018.29717.382
123.6209.20.9019.26018.29717.382
124.6209.30.10 19.26018.29717.382
125.6209.30.3019.26018.29717.382
126.6209.30.4019.26018.29717.382
127.6209.30.9019.26018.29717.382
128.6209.90.0019.26018.29717.382
129.6214.30.1019.80018.81017.870
130.6214.30.9019.80018.81017.870
131.6214.40.1019.80018.81017.870
132.6214.40.9019.80018.81017.870
133.6214.90.1019.80018.81017.870
134.6214.90.9019.80018.81017.870

Pasal 2

Bea Masuk Tindakan Pengamanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 dikenakan terhadap importasi dari semua negara, kecuali terhadap produk pakaian dan aksesori pakaian segmen headwear dan neckwear dengan nomor pos tarif:

a.6117.10.10;
b.6117.10.90;
c.6214.30.10;
d.6214.30.90;
e.6214.40.10;
f.6214.40.90;
g.6214.90.10; dan
h.6214.90.90,

yang diproduksi dari negara yang tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.


Pasal 3

(1)Pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 merupakan:
tambahan bea masuk umum (Most Favoured Nation); atau tambahan bea masuk preferensi berdasarkan skema perjanjian perdagangan barang internasional yang berlaku, dalam hal impor dilakukan dari negara yang termasuk dalam skema perjanjian perdagangan barang internasional dimaksud dan memenuhi ketentuan dalam skema perjanjian perdagangan barang internasional.
(2)Dalam hal ketentuan dalam skema perjanjian perdagangan barang internasional tidak dipenuhi atau sedang dilakukan permintaan Retroactive Check, pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan atas importasi dari negara yang termasuk dalam skema perjanjian perdagangan barang internasional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b merupakan tambahan bea masuk umum (Most Favoured Nation).

Pasal 4

(1)Terhadap impor produk pakaian dan aksesori pakaian yang diproduksi dari negara yang dikecualikan dari pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, importir wajib menyerahkan dokumen Surat Keterangan Asal (Certificate of Origin).
(2)Dalam hal Surat Keterangan Asal (Certificate of Origin) sebagaimana dimaksud pada ayat (1) menggunakan Surat Keterangan Asal (Certificate of Origin) preferensi, penelitian Surat Keterangan Asal (Certificate of Origin) dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan yang mengatur tentang Penelitian Surat Keterangan Asal dalam rangka Pengenaan Tarif Bea Masuk atas Barang Impor Berdasarkan Perjanjian atau Kesepakatan Internasional.
(3)Dalam hal Surat Keterangan Asal (Certificate of Origin) sebagaimana dimaksud pada ayat (1) menggunakan Surat Keterangan Asal (Certificate of Origin) non preferensi, penelitian Surat Keterangan Asal (Certificate of Origin) dilakukan berdasarkan ketentuan yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan di bidang perdagangan.

Pasal 5

(1)Besaran Bea Masuk Tindakan Pengamanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 berlaku sepenuhnya terhadap barang impor pakaian dan aksesori pakaian yang:
dokumen pemberitahuan pabean impornya telah mendapat nomor pendaftaran dari Kantor Pabean tempat penyelesaian kewajiban pabean, dalam hal penyelesaian kewajiban pabean dilakukan dengan pengajuan pemberitahuan pabean; atau tarif dan nilai pabeannya ditetapkan oleh Kantor Pabean tempat penyelesaian kewajiban pabean, dalam hal penyelesaian kewajiban pabean dilakukan tanpa pengajuan pemberitahuan pabean.
(2)Terhadap pemasukan dan/atau pengeluaran barang ke dan dari Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas, Tempat Penimbunan Berikat, atau Kawasan Ekonomi Khusus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai pemasukan dan/atau pengeluaran barang ke dan dari kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas, Tempat Penimbunan Berikat, atau Kawasan Ekonomi Khusus.

Pasal 6

Peraturan Menteri ini mulai berlaku setelah 21 (dua puluh satu) hari terhitung sejak tanggal diundangkan.

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.



Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 22 Oktober 2021
MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,

ttd.

SRI MULYANI INDRAWATI

Diundangkan di Jakarta
pada tanggal 22 Oktober 2021
DIREKTUR JENDERAL
PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
REPUBLIK INDONESIA,

ttd.

BENNY RIYANTO

http://www.peraturanpajak.com

Jika ada pertanyaan tentang pajak dan ingin berkonsultasi  , silahkan klik:

https://peraturanpajak.com/hubungi-kami/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s