Peraturan Pajak

SURAT DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR S – 213/PJ.42/2006

TENTANG

PERLAKUAN PAJAK PENGHASILAN ATAS PEMBERIAN BANTUAN DARI IMPORTIR LUAR NEGERI
KEPADA PETANI KOPI DALAM NEGERI MELALUI EKSPORTIR KOPI DALAM NEGERI
DALAM RANGKA PENINGKATAN MUTU KOPI

DIREKTUR JENDERAL PAJAK,

Sehubungan dengan surat Saudara nomor xxx tanggal 10 Juli 2006 perihal Permohonan Penegasan Perlakuan
Perpajakan terhadap Pemberian Bantuan dari Importir Luar Negeri kepada Petani Kopi Dalam Negeri melalui
Eksportir Kopi Dalam Negeri dalam rangka Peningkatan Mutu Kopi, dengan ini disampaikan hal-hal sebagai
berikut :

1. Dalam surat tersebut Saudara mohon penegasan mengenai perlakuan perpajakan terhadap PT ABC
sebagai mediator atas pemberian bantuan dari Importir Kopi luar negeri kepada petani kopi dalam
negeri dalam rangka peningkatan mutu kopi, yang menggunakan mekanisme sebagai berikut :
– Pemberian bantuan diberikan ke account realisasi ekspor PT ABC dan jumlah yang diberikan
sesuai dengan banyaknya kopi (dalam satuan ton) yang diekspor.
– Penyaluran bantuan ke beberapa petani sesuai dengan jumlah yang diterima dari importir
kopi luar negeri.

2. Berdasarkan Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan
sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2000 (Undang-undang
Pajak Penghasilan), diatur bahwa yang menjadi Objek Pajak adalah penghasilan yaitu setiap
tambahan kemampuan ekonomis yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak, baik yang berasal dari
Indonesia maupun dari luar Indonesia yang dapat dipakai untuk konsumsi atau untuk menambah
kekayaan Wajib Pajak yang bersangkutan, dengan nama dan dalam bentuk apapun.

3. Berdasarkan ketentuan tersebut di atas dapat diberikan penegasan sebagai berikut :
a. Pada prinsipnya Pajak Penghasilan dikenakan atas setiap tambahan kemampuan ekonomis
yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak dari manapun asalnya yang dapat dipergunakan
untuk konsumsi atau menambah kekayaan Wajib Pajak.
b. Apabila dalam kenyataannya seluruh bantuan yang diberikan oleh importir kopi luar negeri
melalui PT ABC memang nyata-nyata ditujukan dan diberikan kepada petani kopi dengan
diketahui oleh Kepala Daerah/Bupati tempat petani kopi berdomisili dalam rangka
meningkatkan mutu kopi, maka bantuan tersebut bukan merupakan Objek Pajak bagi PT
ABC.

Demikian penegasan kami harap maklum.

Direktur

ttd.

Sumihar Petrus Tambunan
NIP 060055232

http://www.peraturanpajak.com
info@peraturanpajak.com
WA : 0812 932 70074

Tinggalkan Balasan