SURAT DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR S – 1376/PJ.53/2001

Peraturan Pajak

SURAT DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR S – 1376/PJ.53/2001

TENTANG

PERSETUJUAN PELUNASAN BEA METERAI DENGAN SISTEM KOMPUTERISASI
DAPAT DILAKUKAN SECARA TERPUSAT DI KANTOR PUSAT

DIREKTUR JENDERAL PAJAK,

Sehubungan dengan surat Saudara nomor xxxxxxxx tanggal 4 Oktober 2001 hal sebagaimana tersebut pada
pokok surat, dengan ini diberikan penjelasan sebagai berikut :

1. Dalam surat tersebut diketahui bahwa Saudara minta persetujuan atas hal-hal sebagai berikut :
a. Pelunasan Bea Meterai dengan sistem komputerisasi agar dapat dilakukan secara terpusat di
kantor pusat mengingat proses pencetakan rekening koran dilakukan secara otomatis dan
terpusat di kantor pusat.
b. Bentuk cetakan dari sistem komputerisasi yang tertera pada rekening koran adalah Bea Lunas
tanpa tarif Bea Meterai yang dilunasi.

2. Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-122d/PJ/2000 tanggal 1 Mei 2000 tentang
Tata Cara Pelunasan Bea Meterai Dengan Membubuhkan Tanda Bea Meterai Lunas Dengan Sistem
Komputerisasi dan Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-181/PJ/2001 tanggal 28 Februari
2001 tentang Pelimpahan Wewenang Direktur Jenderal Pajak kepada Para Pejabat di Lingkungan
Direktorat Jenderal Pajak diatur bahwa penerbit dokumen yang akan melakukan pelunasan Bea
Meterai dengan membubuhkan tanda Bea Meterai Lunas dengan sistem komputerisasi harus
mengajukan ijin secara tertulis kepada Kepala Kantor Pelayanan Pajak dengan mencantumkan jenis
dokumen dan perkiraan jumlah rata-rata dokumen yang akan dilunasi Bea Meterai setiap hari.

3. Sesuai dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-5/PJ.5/2001 tanggal 15 Maret 2001
tentang Pembubuhan Tanda Bea Meterai Lunas Dengan Sistem Komputerisasi, bentuk tanda Bea
Meterai Lunas terdiri dari kata Bea Meterai Lunas dan tarif Bea Meterai yang dibayar.

4. Berdasarkan ketentuan pada butir 2 dan 3 serta memperhatikan isi surat Saudara pada butir 1, dengan
ini ditegaskan bahwa :
a. Permohonan ijin untuk melunasi Bea Meterai dengan cara pembubuhan tanda Bea Meterai
Lunas dengan sistem komputerisasi diajukan kepada Kepala Kantor Pelayanan Pajak
Perusahaan Masuk Bursa dengan melampirkan Surat Setoran Pajak sebagai bukti pembayaran
Bea Meterai di muka serta rincian estimasi dan realisasi pemakaian Bea Meterai seluruh
cabang PT. BCA Tbk di Indonesia.
b. Bentuk tanda Bea Meterai Lunas yang dibubuhkan pada rekening koran bulanan khusus giro
harus memuat kata Bea Meterai Lunas dan tarif Bea Meterai yang dibayar sebagai berikut :

BEA METERAI LUNAS

Rp. ………………………

Demikian untuk dimaklumi.

Direktur Jenderal,

ttd.

Hadi Poernomo
NIP. 060027375

Tembusan :
1. Direktur PPN dan PTLL
2. Direktur Pajak Penghasilan
3. Kepala Biro PSPN Bank Indonesia

http://www.peraturanpajak.com
info@peraturanpajak.com
WA : 0812 932 70074

Iklan


Kategori:2001, Lainnya, Surat Direktur Jendral Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: