SURAT DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR S – 1114/PJ.513/2001

Peraturan Pajak

SURAT DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR S – 1114/PJ.513/2001

TENTANG

PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH (PPn BM) ATAS RUMAH MEWAH

DIREKTUR JENDERAL PAJAK,

Sehubungan dengan surat Saudara Nomor : xxxxxxx., tanggal 6 Juni 2001, hal Penundaan Penetapan Tarif
PPn BM, dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut :

1. Dalam surat tersebut Saudara mengemukakan :
a. Dalam Pasal 1 butir 2b Peraturan Pemerintah Nomor 145 tahun 2000, Kelompok hunian
mewah seperti rumah mewah, apartemen, kondominium, town house dan sejenisnya yang
tergolong mewah dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPn BM) dengan tarif
semula dikenakan 10 % kemudian diperbaharui menjadi 20 %.
b. Mengingat saat ini para pengembang telah terpuruk dalam krisis ekonomi, maka Saudara
mengharapkan pemberlakuan Peraturan Pemerintah tersebut ditangguhkan sampai dengan
kondisi perekonomian kembali pulih yang diperkirakan sekitar tahun 2003-2004 yang akan
datang.

2. Sesuai dengan Pasal 1 ayat (2) huruf b Peraturan Pemerintah Nomor 145 Th 2000 jo Lampiran II huruf
b Keputusan Menteri Keuangan Nomor 570/KMK.04/2000 tanggal 26 Desember 2000 tentang Jenis
Barang Kena Pajak Yang Tergolong Mewah Selain Kendaraan Bermotor Yang Dikenakan Pajak
Penjualan Atas Barang Mewah yang efektif mulai berlaku sejak tanggal 1 Januari 2001 sampai dengan
tanggal 30 Juni 2001, bahwa kelompok human mewah seperti rumah mewah, apartemen,
kondominium, town house, dan sejenisnya, berupa :
a. Rumah yang luas seluruhnya 400 m2 atau lebih, atau rumah yang menggunakan listrik
dengan daya lebih dari 6.600 watt.
b. Apartemen, kondominium, town house, dan sejenisnya.
dikenakan PPn BM dengan tarif 20%.

3. Dalam Lampiran II huruf b Keputusan Menteri Keuangan Nomor 381/KMK.03/2001 tanggal 25 Juni
2001 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Keuangan Nomor 570/KMK.04/2000 Tentang Jenis
Barang Kena Pajak Yang Tergolong Mewah Selain Kendaraan Bermotor Yang Dikenakan Pajak
Penjualan Atas Barang Mewah yang efektif mulai berlaku sejak tanggal 1 Juli 2001, bahwa kelompok
hunian mewah seperti rumah mewah, apartemen, kondominium, town house, dan sejenisnya, berupa :
a. Rumah yang luas bangunannya 400 m2 atau lebih, atau dengan harga jual bangunannya Rp.
3 juta/m2 atau lebih.
b. Apartemen, kondominium, town house, dengan luas bangunan 150 m2 atau lebih, atau dengan harga
jual bangunannya Rp. 3 juta/m2 atau lebih.
dikenakan PPn BM dengan tarif 20%.

4. Berdasarkan ketentuan pada butir 2 dan 3 serta memperhatikan surat Saudara pada butir 1 dengan ini
ditegaskan bahwa :
a. Terhitung mulai tanggal 1 Januari 2001 sampai dengan tanggal 30 Juni 2001 atas penyerahan
hunian mewah sebagaimana pada butir 2 di atas dikenakan PPn BM sebesar 20 %.
b. Terhitung mulai tanggal 1 Juli 2001 atas penyerahan hunian mewah dengan batasan luas dan
harga jual sebagaimana pada butir 3 di atas dikenakan PPn BM sebesar 20 %.
c. Mengingat bahwa ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Pemerintah Nomor 145
Th 2000 efektif mulai berlaku tanggal 1 Januari 2001 dan sampai saat ini belum ada ketentuan
yang menunda berlakunya Peraturan Pemerintah tersebut, oleh karena itu dengan sangat
menyesal permohonan Saudara untuk saat ini tidak dapat kami kabulkan.

Demikian disampaikan untuk dimaklumi.

a.n Direktur Jenderal,
Direktur Pajak Pertambahan Nilai dan
Pajak Tidak Langsung Lainnya

ttd.

I Made Gde Erata
NIP. 060044249

Tembusan :
1. Direktur Jenderal Pajak,
2. Direktur Peraturan Perpajakan.

http://www.peraturanpajak.com
info@peraturanpajak.com
WA : 0812 932 70074

Iklan


Kategori:2001, PPN, Surat Direktur Jendral Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: