SURAT DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR S – 684/PJ.53/2001

Peraturan Pajak

SURAT DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR S – 684/PJ.53/2001

TENTANG

BEA METERAI PADA REKENING KORAN BULANAN KHUSUS GIRO

DIREKTUR JENDERAL PAJAK,

Sehubungan dengan penegasan Direktur Jenderal Pajak mengenai dokumen perbankan yang dikenakan Bea Meterai melalui Surat Edaran Nomor SE-29/PJ.5/2000 tanggal 20 Oktober 2000, dengan ini diberitahukan hal-hal sebagai berikut :

1. Rekening koran bulanan khusus giro termasuk dokumen perbankan yang dikenakan Bea Meterai
berdasarkan saldo akhir bulan sebagai berikut :
1.1. Nilai saldo akhir sampai dengan Rp 250.000,- (dua ratus lima puluh ribu rupiah) tidak
dikenakan Bea Meterai.
1.2. Nilai saldo akhir lebih dari Rp 250.000,- (dua ratus lima puluh ribu rupiah) sampai dengan
Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah) dikenakan Bea Meterai dengan tarif sebesar p 3.000,-
(tiga ribu rupiah).
1.3. Nilai saldo akhir lebih dari Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah) dikenakan Bea Meterai dengan
tarif sebesar Rp 6.000,- (enam ribu rupiah).

2. Dalam rangka memberikan kemudahan, Bea Meterai atas rekening koran bulanan khusus giro dapat
dilunasi dengan cara pembubuhan tanda Bea Meterai Lunas dengan sistem Komputerisasi yang
prosedurnya sebagai berikut :
2.1. Melakukan pembayaran Bea Meterai di muka sebesar perkiraan jumlah rekening koran
bulanan khusus giro yang harus dilunasi Bea Meterai setiap bulan dengan menggunakan
Surat Setoran Pajak ke Kas Negara melalui Bank Presepsi.
2.2. Mengajukan permohonan ijin secara tertulis kepada Kepala Kantor Pelayanan Pajak yang
wilayah kerjanya meliputi tempat kedudukan perusahaan dengan melampirkan Surat Setoran
Pajak sebagai bukti pembayaran Bea Meterai di muka serta estimasi dan realisasi pemakaian
Bea Meterai.
2.3. Membubuhkan tanda Bea Meterai Lunas sesuai dengan tarif yang dikenakan pada rekening
koran bulanan khusus giro yang diterbitkan , sebagai berikut :

Bea Meterai Lunas Rp…………..

2.4. Menyampaikan laporan bulanan tentang realisasi pemakaian dan saldo Bea Meterai kepada
Kepala Kantor Pelayanan Pajak yang wilayah kerjanya meliputi tempat kedudukan
perusahaan paling lambat tanggal 15 setiap bulan.

3. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan, PT Bank Central Asia Tbk belum mengenakan Bea Meterai
atas rekening koran bulanan khusus giro yang diterbitkan.

4. Berdasarkan uraian tersebut di atas, dengan ini diminta Saudara untuk segera mengenakan Bea
Meterai atas rekening koran bulanan khusus giro yang diterbitkan dengan memanfaatkan kemudahan
cara pelunasan yang diberikan.

Demikian untuk dimaklumi.

a.n. Direktur Jenderal Pajak
Direktur PPN dan PTLL

ttd.

I Made Gde Erata
NIP. 060044249

Tembusan :
1. Direktur Jenderal Pajak
2. Direktur Peraturan Perpajakan
3. Kepala Kanwil VI DJP Khusus
4. Kepala KPP Perusahaan Masuk Bursa
5. Kepala Biro PSPN Bank Indonesia

http://www.peraturanpajak.com
info@peraturanpajak.com
WA : 0812 932 70074

Iklan


Kategori:2001, Bea Materai, Surat Direktur Jendral Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: