SURAT DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR S – 239/PJ.312/1996

Peraturan Pajak

SURAT DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR S – 239/PJ.312/1996

TENTANG

POTONGAN DAN ATAU INCENTIVE BAGI PELANGGAN

DIREKTUR JENDERAL PAJAK,

 

Sehubungan dengan surat Saudara Nomor : XXX tanggal 30 Nopember 1996 perihal tersebut pada pokok
surat di atas, dengan ini diberikan penjelasan sebagai berikut :

1. Dalam surat Saudara dikemukakan hal-hal sebagai berikut :

– PT XYZ adalah produsen makanan unggas dan hasil produksinya dijual kepada pedagang/toko
penjual makanan unggas.

– Salah satu cara untuk meningkatkan penjualan hasil produksi perusahaan adalah dengan
memberikan potongan dan/atau incentive kepada langganan, antara lain sebagai berikut :
a. Sales discount (potongan harga);
b. Cash discount, yaitu potongan harga yang diberikan kepada langganan dengan
mengurangi utangnya apabila langganan tersebut membayar kontan (Cash) atau
paling lambat dalam 2 minggu;
c. Sales incentive, diberikan kepada para langganan apabila mereka membeli melebihi
target dari besarnya target jumlah pembelian dalam satu jangka waktu tertentu,
misalnya : seminggu, sebulan, triwulan dan lain-lain.

– Pemberian potongan dan atau incentive kepada para langganan tersebut akan mengurangi
jumlah nilai penjualan/omset perusahaan.

– Atas dasar uraian di atas, Saudara mohon penegasan apakah atas potongan (discount) dan
atau incentive tersebut dipungut PPh Pasal 21.

2. Berdasarkan ketentuan Pasal 21 ayat (1) huruf d Undang-undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak
Penghasilan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 10 Tahun 1994, antara
lain diatur bahwa atas penghasilan sehubungan dengan pekerjaan, jasa, atau kegiatan dengan nama
dan dalam bentuk apapun yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak orang pribadi dalam negeri, wajib
dipotong oleh badan yang membayar honorarium atau pembayaran lain sebagai imbalan sehubungan
dengan jasa.

3. Berdasarkan uraian tersebut di atas, dengan ini diberikan penegasan bahwa :

Mengingat : a. pemberian potongan dan atau incentive kepada para langganan
mengurangi jumlah nilai penjualan/omset PT XYZ;

b. potongan dan atau incentive yang diberikan oleh PT XYZ, bukan
merupakan penghasilan bagi para langganan (pembeli);

c. potongan dan atau incentive tersebut bukan merupakan imbalan
sehubungan dengan pekerjaan, jasa atau kegiatan yang dilakukan
oleh para langganan (pembeli), maka atas potongan dan atau
incentive yang diberikan oleh PT XYZ Proteinaprima kepada para
langganan (pembeli) tidak terutang PPh Pasal 21. Dengan demikian,
atas potongan dan atau incentive yang diterima oleh para langganan
(pembeli) tidak dipotong PPh Pasal 21.

Demikian untuk dimaklumi.

A.n. DIREKTUR JENDERAL PAJAK
Pjs. DIREKTUR PERATURAN PERPAJAKAN

ttd

Drs. MOCH. SOEBAKIR

http://www.peraturanpajak.com
info@peraturanpajak.com
WA : 0812 932 70074

Iklan


Kategori:1996, Lainnya, Surat Direktur Jendral Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: