SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR SE – 03/PJ.112/1996

Peraturan Pajak
SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR SE – 03/PJ.112/1996

TENTANG

PENJELASAN SURAT EDARAN NOMOR : SE-121/PJ.112/1995 TANGGAL 19 DESEMBER 1995
TENTANG KETERLAMBATAN PENYELESAIAN SPT LEBIH BAYAR YANG SUDAH DALUWARSA

DIREKTUR JENDERAL PAJAK,

Sehubungan dengan beberapa pertanyaan yang berkenaan dengan Surat Edaran Nomor : SE-121/PJ.112/1995 tanggal 19 Desember 1995 tentang Keterlambatan penyelesaian SPT Lebih Bayar yang sudah Daluwarsa, untuk keseragaman pelaksanaannya dengan ini disampaikan beberapa penjelasan sebagai berikut :

  1. Sebagaimana disebut dalam butir 4 Surat Edaran, maksud dari surat edaran tersebut adalah untuk mendorong budaya kerja dan tertib organisasi serta menegakkan disiplin aparat di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan produktifitas kerja dan pelayanan perpajakan kepada masyarakat. Salah satu bentuk peningkatan pelayanan tersebut adalah penyelesaian SPT Lebih Bayar tepat pada waktunya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

  2. Pengertian SPT Lebih Bayar yang sudah daluwarsa hendaknya dikaitkan dengan pengertian istilah dimaksud menurut ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1994.

  3. Kalimat “…..ketentuan Pasal 13…., ayat (6)…” pada butir 1 surat edaran dimaksud hendaknya dibaca sebagai “….ketentuan Pasal 13…., ayat (4)…” Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1994.

  4. Dalam hubungannya dengan SPT Lebih Bayar, kalimat “batas waktu 12 (dua belas) bulan dilampaui/kadaluwarsa” pada butir 3 surat edaran dimaksud seyogyanya dibaca dalam kontekstual seutuhnya sebagai lampaunya batas waktu 12 (dua belas) bulan sebagaimana dimaksud dalam ketentuan Pasal 17 B Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1994. Agar tidak terdapat ambivalensi, kata di belakang garis miring sebaiknya tidak perlu diperhatikan. Demikian juga dengan istilah “keterlambatan/kadaluwarsa” pada butir 3 huruf (a) dan (b) surat edaran tersebut.

  5. Sebelum ada perubahan atau penggantian, semua ketentuan yang berkaitan dengan penyelesaian SPT Lebih Bayar tetap berlaku.

A.n Direktur Jenderal Pajak
Sekretaris Direktorat Jenderal Pajak,

ttd.

Drs. Karsono Surjowibowo

 

 

http://www.peraturanpajak.com
info@peraturanpajak.com
WA : 0812 932 70074

 

Iklan


Kategori:1996, KUP, Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: